Teknik Menaklukkan Soal Structure and Written Expression TOEFL ITP
Menguasai Tata Bahasa Inggris Formal dengan Mudah
Sesi kedua dalam TOEFL ITP adalah Structure and Written Expression. Bagian ini seringkali dianggap sebagai bagian yang paling menakutkan karena menguji pemahaman tata bahasa (grammar) bahasa Inggris formal secara mendalam. Banyak peserta ujian yang merasa pusing dengan banyaknya rumus tata bahasa yang harus dihafalkan. Namun, tahukah kamu bahwa struktur kalimat bahasa Inggris sebenarnya memiliki pola logis yang konsisten? Jika kamu memahami pola-pola dasar tersebut, kamu tidak perlu menghafal ratusan rumus yang membingungkan. Kamu hanya perlu belajar mengenali elemen-elemen penting dalam kalimat secara visual. Mari kita bedah beberapa teknik ampuh untuk menaklukkan bagian ini dalam waktu yang terbatas!
Pahami Dua Bagian Utama Structure and Written Expression
Bagian ini terdiri dari 40 soal yang harus kamu selesaikan dalam waktu 25 menit. Formatnya dibagi menjadi dua jenis soal:
- Structure (Soal 1-15): Kalimat rumpang di mana kamu harus memilih kata atau frasa yang paling tepat untuk melengkapi kalimat tersebut agar menjadi kalimat yang benar secara tata bahasa.
- Written Expression (Soal 16-40): Kalimat lengkap dengan empat kata atau frasa yang digarisbawahi (A, B, C, D). Tugasmu adalah mengidentifikasi bagian mana yang salah secara tata bahasa.
Teknik 1: Temukan Subjek dan Kata Kerja Terlebih Dahulu
Aturan paling mendasar dalam struktur kalimat bahasa Inggris adalah: setiap kalimat mandiri (independent clause) wajib memiliki minimal satu subjek dan satu kata kerja utama (verb). Saat kamu membaca soal structure, abaikan dulu semua kata penjelas yang panjang. Cari subjek dan kata kerjanya terlebih dahulu. Tanya pada diri sendiri: Apakah kalimat ini sudah punya subjek? Apakah sudah punya kata kerja? Jika kalimat kekurangan subjek, cari pilihan jawaban yang merupakan kata benda atau frasa benda. Jika kalimat kekurangan kata kerja, cari pilihan jawaban yang merupakan kata kerja.
Teknik 2: Hati-Hati dengan Appositive (Keterangan Tambahan)
Banyak peserta terkecoh oleh appositive, yaitu kata benda atau frasa benda yang menjelaskan kata benda lainnya dan biasanya diletakkan di antara dua koma. Contoh: “Sally, the best student in the class, got an A.” Dalam kalimat ini, subjek utamanya adalah Sally, bukan the best student in the class. Pembuat soal TOEFL sering menyembunyikan subjek utama di depan koma pertama dan menyisipkan appositive yang panjang untuk membingungkanmu. Selalu cari subjek asli di luar koma tersebut.
Teknik 3: Waspadai Object of Prepositions
Sebuah kata benda yang terletak setelah kata depan (preposisi seperti in, at, on, of, for, to, with, by) disebut sebagai object of preposition. Ingat baik-baik: object of preposition tidak pernah bisa menjadi subjek kalimat. Contoh: “With his friend, Ron went to the cinema.” Di sini, friend bukan subjek karena didahului oleh kata depan with. Subjek kalimat tersebut adalah Ron. Jika kamu melihat kata benda didahului preposisi, langsung coret secara mental saat mencari subjek kalimat.
Teknik 4: Periksa Kesesuaian Subjek dan Kata Kerja (Subject-Verb Agreement)
Kesesuaian antara subjek tunggal (singular) dengan kata kerja tunggal, atau subjek jamak (plural) dengan kata kerja jamak adalah salah satu topik yang paling sering diuji di bagian Written Expression. Pastikan kata kerja yang digunakan cocok dengan subjeknya. Perhatikan kata benda kolektif (seperti family, committee, group) yang biasanya dianggap tunggal, atau kata benda tak tentu (seperti everyone, someone, nobody) yang juga selalu membutuhkan kata kerja tunggal.
Teknik 5: Cari Pola Paralel (Parallel Structure)
Struktur paralel mengharuskan kata-kata yang dihubungkan oleh konjungsi setara (seperti and, but, or) memiliki bentuk tata bahasa yang sama. Jika kalimat menyebutkan serangkaian aktivitas seperti “He likes swimming, running, and to read”, maka kalimat tersebut salah. Bentuk yang benar adalah “swimming, running, and reading” (semuanya berakhiran -ing). Periksa kata-kata di sekitar kata hubung untuk memastikan kesetaraan bentuk kata kerja, kata benda, atau kata sifat.
Menaklukkan bagian Structure and Written Expression membutuhkan ketelitian mata dan latihan yang konsisten. Alih-alih menghafal seluruh buku grammar, cobalah berlatih mengurai kalimat menjadi elemen-elemen dasarnya: subjek, kata kerja, kata hubung, dan keterangan. Dengan latihan analisis kalimat ini, kamu akan bisa mendeteksi kesalahan tata bahasa secara instan bahkan sebelum kamu membaca seluruh pilihan jawabannya. Tetap semangat berlatih!
alfaz
Kontributor aktif di platform media online kami.