BerandaPerbandingan TesPerbedaan TOEFL ITP, TOEFL iBT, IELTS, dan Duolingo English Test

Perbedaan TOEFL ITP, TOEFL iBT, IELTS, dan Duolingo English Test

oleh alfaz · 21 June 2026 · 4 menit baca
Perbedaan TOEFL ITP, TOEFL iBT, IELTS, dan Duolingo English Test

Menentukan Sertifikat Bahasa Inggris yang Tepat untuk Masa Depanmu

Halo sobat pendidikan! Jika kamu berencana untuk mendaftar beasiswa kuliah ke luar negeri, melamar pekerjaan di perusahaan multinasional, atau mengikuti seleksi BUMN, kamu pasti sering melihat syarat melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris resmi. Namun, ketika mulai mencari informasi, kamu mungkin akan merasa bingung dengan berbagai jenis nama tes yang beredar di internet: ada TOEFL ITP, TOEFL iBT, IELTS, dan yang terbaru Duolingo English Test. Tiap jenis tes memiliki format pengerjaan, rentang skor, biaya pendaftaran, dan tingkat pengakuan lembaga yang sangat berbeda satu sama lain. Mengambil jenis tes yang salah bisa berakibat fatal—sertifikatmu tidak diakui oleh universitas tujuan dan uang pendaftaranmu hangus sia-sia! Mari kita bahas perbandingan mendalam keempat jenis tes tersebut agar kamu bisa memilih dengan tepat sesuai kebutuhanmu!

1. TOEFL ITP (Institutional Testing Program)

TOEFL ITP adalah jenis tes tertulis (paper-based) yang diselenggarakan secara institusional. Tes ini biasanya digunakan untuk kebutuhan dalam negeri atau beberapa negara tertentu di Asia. Formatnya menguji tiga aspek secara pasif: Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension. Tidak ada ujian Speaking (berbicara) atau Writing (menulis) dalam tes ini. Skor akhir berkisar antara 310 hingga 677. Kelebihan utama dari TOEFL ITP adalah biaya pendaftarannya yang relatif terjangkau (sekitar Rp 550.000 – Rp 650.000). Namun, perlu diingat bahwa tes ini tidak berlaku untuk pendaftaran beasiswa ke sebagian besar negara Eropa atau Amerika Serikat yang mensyaratkan tes kemampuan aktif.

2. TOEFL iBT (Internet-Based Test)

Berbeda dengan ITP, TOEFL iBT adalah tes resmi berskala global yang diselenggarakan langsung secara online di bawah pengawasan ETS (Educational Testing Service). Tes ini mengukur empat keterampilan berbahasa secara aktif dan terintegrasi: Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Pada bagian Speaking, kamu akan berbicara menghadap mikrofon komputer, dan suaramu akan direkam untuk dinilai secara terpusat. Skor maksimal TOEFL iBT adalah 120 (masing-masing bagian bernilai 30 poin). Biaya ujiannya cukup mahal, berkisar antara $205 hingga $220 USD (sekitar Rp 3,2 juta – Rp 3,5 juta). TOEFL iBT sangat diakui secara luas oleh universitas-universitas di Amerika Serikat dan Kanada.

3. IELTS (International English Language Testing System)

IELTS adalah standar tes bahasa Inggris yang paling populer di dunia, dikelola bersama oleh British Council, IDP: IELTS Australia, dan Cambridge Assessment English. Tes ini sangat diakui di Inggris, Australia, Selandia Baru, Eropa, dan Kanada. IELTS memiliki dua tipe: Academic (untuk kuliah) dan General Training (untuk migrasi/kerja). IELTS menguji empat keterampilan: Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Keunikan dari IELTS adalah sesi Speaking dilakukan melalui wawancara tatap muka langsung secara personal dengan seorang penguji manusia (native speaker), bukan berbicara dengan komputer. Skor IELTS dinilai dengan skala pita (band score) dari 1.0 sampai 9.0. Biaya pendaftaran IELTS berkisar antara Rp 3.000.000 hingga Rp 3.300.000.

4. Duolingo English Test (DET)

Duolingo English Test adalah pendatang baru bertenaga kecerdasan buatan (AI) yang mulai populer sejak masa pandemi. Tes ini sepenuhnya dilakukan secara online dari rumah menggunakan komputer pribadi dengan webcam dan mikrofon, tanpa perlu mendatangi pusat ujian fisik. Sistem ujiannya menggunakan sistem adaptif komputer, di mana tingkat kesulitan soal berikutnya disesuaikan secara dinamis berdasarkan jawabanmu di soal sebelumnya. Tes ini mengukur keterampilan membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara dalam waktu sekitar 1 jam saja. Skor berkisar dari 10 hingga 160. Biaya tes ini sangat murah (hanya sekitar $59 USD atau sekitar Rp 950.000) dan hasilnya keluar hanya dalam waktu 48 jam. Namun, pastikan universitas tujuanmu sudah menerima sertifikat Duolingo sebelum kamu memutuskan mengambil tes ini.

Tabel Perbandingan Singkat

Kriteria Perbandingan TOEFL ITP TOEFL iBT IELTS Duolingo English Test
Format Ujian Kertas / Komputer Pasif Internet / Komputer Aktif Kertas atau Komputer Aktif Komputer Online dari Rumah
Kemampuan Diuji Listening, Structure, Reading Listening, Reading, Writing, Speaking Listening, Reading, Writing, Speaking Listening, Reading, Writing, Speaking
Biaya Rata-rata Rp 550.000 – Rp 650.000 ± Rp 3.300.000 ± Rp 3.150.000 ± Rp 950.000
Skala Skor 310 – 677 0 – 120 0 – 9.0 10 – 160
Pengakuan Utama Dalam Negeri & Asia Tenggara Amerika Serikat & Kanada Inggris, Eropa & Australia Universitas yang bermitra

Memilih tes bahasa Inggris yang tepat adalah langkah strategis pertama dalam perjalanan akademis atau kariermu. Selalu periksa persyaratan spesifik dari universitas atau beasiswa yang kamu incar terlebih dahulu sebelum melakukan pendaftaran tes agar tidak salah memilih. Selamat menentukan pilihan dan sukses selalu!

Bagikan artikel ini:
Penulis

alfaz

Kontributor aktif di platform media online kami.

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *